ALIRAN PRAGMATIS IBNU KHALDUN
Oleh : Heru Prasetyo
Ibnu Kholdun adalah
satu-satunya tokoh aliran ini, dilihat dari susut pandang tujuan pendidikan
lebih banyak bersifat pragmatis dan lebih berorientasi pada aplikatif-praktis.
Dia mengaflikasikan ilmu pengetahuan berdadsar tujuan fungsionalnya, bukan
berdasar nilai subtansialnya semata.
Ada dua ilmu yang yang perlu dimasukan ke dalam
kurikulum pendidikan:
1.
Ilmu-ilmu
yang bernilai instrinsik, semisal ilmu-ilmu syar’iyyat (keagamaan): Tafsir,
Hadits, Fiqh, Kalam, Ontologi, dan Teologi dari cabang Filsafat .
2.
Ilmu-ilmu
yang bernilai ekstrinsik-instrumental bagi ilmu-ilmu jenis pertama, semisal
kebahasa-Araban, ilmu hitung dan sejenisnya.
