SHOLAT HAJAT
A. Keutamaan
“Barangsiapa
yang memunyai kebutuhan (hajat) kepada Allah atau salah seorang manusia dari
anak-cucu adam, maka wudhulah dengan sebaik-baik wudhu. Kemudian shalat dua
rakaat (shalat hajat), lalu memuji kepada Allah, mengucapkan salawat kepada
Nabi saw Setelah itu, mengucapkan “Laa illah illallohul haliimul kariimu,
subhaanallohi robbil ‘arsyil ‘azhiim”(HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)
“Siapa
yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian shalat dua rakaat (Shalat Hajat)
dan sempurna r akaatnya maka Allah
berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat.” (HR Ahmad)
Hampir sama dengan sholat tasbih. Shalat hajat dilakukan minimal 2
raka’at dan maksimal 12 raka’at dengan salam setiap 2 rakaat. Shalat ini dapat
dilakukan kapan saja asalkan tidak pada waktu-waktu yang dilarang untuk
melakukan shalat seperti saat matahari terbit atau terbenam atau pada saat
menstruasi pada wanita dan yang paling baik mengerjakan shalat hajat tengah
malam setelah mengerjakan shalat isya sampai
sebelum memasuki shalat subuh.
